moviez

The Real Pocong

Sabtu kelabu kali ini Aku lewati dengan maen ke Amplaz dengan seorang teman, berharap menghilangkan suntuk setelah tidur siang.

Temanku ngajakin nonton, yang langsung Aku iyakan, daripada gak ada kerjaan jugak.

Film yang sedang tayang di 21 :

  1. Body of Lies
  2. Jermal
  3. KambingJantan
  4. The Real Pocong

Ini adalah kali pertama Aku nonton sama dia, jadi belum2 paham dengan ‘nonton habit’nya. Pas dia ngajakin nonton The Real Pocong, reaksiku : “Hah? serius??!!”. Dalam pikiranku, The Real Pocong = Indonesia + Horor yang hasil akhirnya adalah pasti wagu *tau wagu…?yaaa gitulah*. -> untuk selanjutnya, hantu2 itu kita sebut dengan nama gaulnya saja.

Pikir-pikir, boleh juga nih nonton. Kali aja film ini ‘beda’ *walaupun, sumpah Aku gak berharap banyak*. Tapi namanya mw nonton film hantu, poci pula, Aku udah ketakutan duluan aja. Maklum, menderita gangguan hantufobia akut stadium 4.

Begini ceritanya…

backsound : “auuuummmmmm…..guk…guk…meong…”

Ivan (Asyraf Sinclair) dan Rini (Nabila Syakieb) dan anaknya, Laura (Sakinah Dava Erawan) pindah ke rumah baru mereka yang jauh dari keramaian. Tetangga mereka hanyalah dr.Nila (Kinaryosih) yang misterius. Laura, sejak awal kepindahan itu, diperlihatkan dengan sosok poci. Ia tidak mengatakan ke Ibunya, tapi ia selalu ketakutan, termasuk terhadap dr.Nila. Sampai akhirnya, Laura menghilang, dan Ivan dan Rini mengira ia diculik. Ivan yang tidak percaya pada mistik, kaget ketika mendapati Rini mendatangkan paranormal dan bertanya lewat permainan iseng sejuta umat, Jelangkung. Dari situ diketahui bahwa Laura diculik pocong. Tapi Ivan tidak percaya dan malah meremehkan si paranormal, dan berkata bahwa ia sanggup melawan 1000 pocong sekalipun demi menyelamatkan anaknya. Si paranormal pun bersedia memberitahu jalan menuju ke alam lain, dengan membawa kalung si paranormal.

Pertama nonton, nuansa film ini emang serem-serem mampus. Ada nyanyian khasnya, kayak nyanyian di Kuntilini. Aku udah gelisah-gelisah aja awal-awal film, terlebih karena disampingku ternyata gak ada orang. Mati deh! Si Poci hanya diperlihatkan sekelebat2, yang menurutku justru itu yang bikin serem. Setelah hampir separuh film, setelah pekik2 tertahan, Aku baru bisa nonton film ini dengan mata terbuka lebar karena….ceritanya jadi aneh…!!! Animasi Ivan terbakar api bikin keningku berkerut. Hampir sama lah kejadiannya kayak nonton Terowongan Casablanca.

Daya tariknya film horor adalah : efek ngeri bagi sebagian besar orang dan kisah sedih dibalik munculnya hantu tersebut bagiku. Tapi sayangnya, cerita di film ini kurang menggigit. seorang istri diperkosa perampok didepan suaminya, lalu ia depresi dan akhirnya dia bunuh diri setelah meminumkan racun ke anaknya. Dan di film ini, kisah sedih itu kurang dibuat dramatis. Cuma menimbulkan efek “oh gitu ceritanya…”. Apalagi adegan2 selanjutnya makin bikin aneh. Masa hantu berantem fisik sama manusia. Bisa gituh?

Yang bikin betah nonton film ini adalah si gadis kecil Laura. Mukanya imut dan lucu. Asyraf juga keliatan oke nya, nabila juga. Tapi endingnya ituh loh, gak habis pikir. Aku juga heran, kenapa judulnya The Real Pocong? pengen saingan sama poci-poci lain? Yahh, gimanapun sesama poci harus bersaing sehat dalam merebut gati penonton.

p.s : gak bisa upload gambar, gak tau kenapa nih.

Iklan

5 tanggapan untuk “The Real Pocong

  1. “Ini adalah kali pertama Aku nonton sama dia”
    hmmm…gosip baru…

    “p.s : gak bisa upload gambar, gak tau kenapa nih.”
    karena pocongnya nempel di belakangmu gur…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s