buzz..buzz..buzz.. · moviez

Four Brothers dan Kantor Polisi

Four Brothers
Four Brothers

Suatu malam, Evelyn Mercer – seorang nenek tua baik hati – ditembak oleh dua perampok sampai mati. Keempat putera adopsinya : Bobby (Mark Wahlberg), Jerry (Andre Benjamin), Angel (Tyrese Gibson) dan Jack (Garrett Hedlund) datang ke pemakaman dan berkumpul di rumah ibu mereka. Malam itu, mereka merayakan hari thanksgiving dengan mengenang Evelyn. Bobby, si kakak tertua, masih belum bisa melepas kepergian Evelyn dan mengajak ketiga saudaranya untuk mencari pembunuh Evelyn setelah mendengar kesaksian palsu yang mengatakan ibu mereka mati ditangan perampok. Usaha pencarian mereka melibatkan kebusukan politisi dan polisi dan saudara mereka sendiri, Jerry.

Aku suka jalan cerita film ini, menunjukkan kasih sayang keempat pria berandalan itu terhadap ibunya. Cara mereka mengungkapkannya bikin terharu. Unik aja ceritanya, keempat saudara berkumpul karena kematian ibunya. Persaudaraan tanpa warna kulit. Lalu fakta-fakta belakangan yang mereka temukan, pembalasan dendam dan kebusukan aparat menuntun mereka pada otak pelaku pembunuh Evelyn.

Next,,

Okey, masih nyambung dengan polisi busuk di film ini, Aku ada pengalaman sejenak di kantor polisi. Perlu diketahui, boleh dibilang, Aku termasuk anti-polisi, dalam bayanganku semua polisi emang busuk semua, apalagi polisi lalu lintas. hohoho. Semuanya berubah, sejak hari itu Aku ke kantor polisi untuk perpanjang stnk *sama gak istilahnya sama bayar pajak? tau deh*. jadi, Aku dan Ndol yang gak pengalaman urusan beginian, datang ke samsat jogja. Lumayan rame oleh orang-orang bertampang calo, tapi hatiku udah kuat untuk ngurus sendiri “Hmmpfh, maap-maap aja ya,cal”. Pergilah kita ke fotokopian, dan si Bapak Baik Hati (BBH) dengan cekatannya ngurus semua keperluanku yang kiranya akan dibutuhkan “pokoknya tinggal ngasih ini aja ya pak?”. Si BBH juga yang mengarahkan Aku harus kemana-mana aja, maklum ribet juga ternyata bagi orang awam kayak kita. Setelah cek mesin, Aku beli formulir dan menyerahkan ke box B2 *kalau gak salah*. Berhubung belum pernah ya, agak bingung juga pas dikasih formulir. Jam sudah menunjukkan pukul 12.00, saatnya istirahat, dan Aku masih bingung liat formulirnya. Akhirnya si pak polisi tua dan polisi muda yang ada di box itu meminta KTP dan STNK ku, dan mengisikan formulirku *terharu*. Lalu Aku masih harus menunggu satu jam lagi, setelah waktu istirahat, sedirian karena Ndol harus ke kampus untu bimbingan. Jam satu, namaku dipanggil. Ternyata ada masalah, KTP di blokir “Huuuaaa”. kenapa ya selalu ada masalah saat pertama kali melakukan sesuatu? Kirain ribet, ternyata ngurus KTP nya juga sebentar ajah. Tinggal di cek, beres. Balik ke box penyerahan surat-surat, menunggu panggilan lagi untuk pembayaran, menunggu lagi untuk bayar, dan menunggu lagi untuk ngambil STNK. Selesai sudah. Ternyata memang bentar aja ngurusnya.Bangganya diriku untuk gak berpaling ke calo-calo itu. BTW, jadi kepikiran juga, udah tau ada calo, gak ditangkap, yaaa lagi-lagi bikin jelek nama polisi juga sih.

Eh tapi tapi, setelah pulang, baru ingat ternyata plat nomor belum diambil dan surat motorku ketinggalan di fotokopian, hikz. Padahal udah senang aja bisa ngurus sendiri. Selang beberapa hari kemudian, AKu balik lagi ke samsat, kali ini dengan mei, yang lebih pengalaman dengan urusan berginian. Sampai disana, bertanya ke bagian informasi, dan si ibuk administrasi dan dua orang polisi dengan serius menanggapi pertanyaanku. Ternyata plat nomorku keluar bulan depan. Lalu ke fotokopian untuk mengambil surat motorku. Si BBH, setelah tanya-tanya mengenai suratku itu, berjanji akan mencarinya karena mungkin saja sudah masuk tempat sampah. Aku pasrah, tak terlalu berharap surat itu akan ditemukan *ya iyalah, udah masuk tong sampah*. Sampai di parkiran, si BBh ternyata mengejarku dan bertanya apakah surat yang dibawanya itu kepunyaanku. Ternyata benar. Tidak enak rasanya kalu tidak memberi BBh sesuatu, Aku buka dompet, tapi si BBH menolak untuk menerima selembar duit yang akan kuberikan. Aku dan Mei takjub. Terharu. Ternyata masih banyak kebaikan di kantor polisi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s