buzz..buzz..buzz..

She & I

This page’s for you, darlink…

Dia lagi kangen berat sama diriku. As always, hehehe.

So, setelah chitchatchut panjang lebar, setelah kangen-kangenan di ym, baru ngeh kalau Darlink ku ini lagi kesepian *yaeyyalahh,,secara gak ada Aku di sana. Jogja pasti mendung dimatamu, darlink*

Darlink aka Dewik ini seorang sohib *yaik, sohib ?!* ku. Kita gak kenal dari awal, baru setelah semester berapaaa gitu baru temenan. Dia ini, orang paling gak punya ekspresi sedunia. Mau senang, sedih, bete, kesal, merana blablabla mukanya tetap aja gitu. Kecuali kalau sama cowoknya aja, ekspresinya baru keluar 😉 .

Awal-awal berteman, kita belum terlalu dekat kecuali kalau kuliah bareng atau bikin tugas aja. Dulu kita punya genk masing-masing *genk = teman main*. Lupa juga bagaimana kronologisnya, habis itu kita akrab deh. Maen bareng, makan bareng, kuliah bareng, bikin tugas bareng, tidur bareng, pokoknya bareng semua deh. Mandi aja yang gak pernah bareng.

Dewik itu, menyenangkan. Tapi sangat pendiam. Kalau baru kenal atau temenan, gak akan ngomong kalau gak dipancing dulu. Gak akan curhat kalau gak ditanyain lebih dulu. Makanya sering bikin penasaran. Emang sih ya, kalau orang pendiam gitu malah bikin penasaran sama kisah hidupnya, serasa ada banyak rahasia yang belum terkuak. Kalau cerita juga gak asik, mesti ditanyain “terus wik, gimana?” atau “terus reaksi kamu apa?” atau “terus akhirnya gimana?”. Arrghhh, emang menyebalkan sikapnya yang itu. Tapi senang aja nanyain dia. Dia, kalau malu-malu suka salah tingkah. Ditanyain tentang cowoknya, salah tingkah juga. Salah tingkahnya itu loh, keliatan sekali. Apa aja yang didekatnya, jadi kacau. Sobekin kertas, mainin kerudung orang, pokoknya sangat tidak jelaslah tingkahnya itu. Jadi makin senang aja nanyainnya. Dia nih kalau lagi bad mood or bete or stress or gila, kelakuannya bisa gak jelas juga.

Pernah nih, Dewik streezz berat gara-gara sesuatu yang penting dalam hidupnya, hihihihi, kita – orang-orang disekitarnya – jadi dibawa ikut panik. Dia tiba-tiba bawa ransel, katanya mau nginap di tempat teman yang dari Sampit juga. Trus lupa kenapa, dia gak jadi nginap. Lalu sebagai psikolognya, kubawalah dia makan di angkringan bu bengkong, mendengarkan curhatnya, sedikit mengalihkan perhatiannya dari kemungkinan bunuh diri *yeaw, gak mungkin ah!*. Berhubung dia belum reda juga, kita jalan aja gitu loh ke Bandara sampai hampir jam 12 malam. Bayangkan, cewek berdua, naek motor malam-malam, turun gunung, di bandara juga gak jelas, cuma nonton tipinya doank dan diliatin satpam. Kita pulang setelah dapat panggilan dari genk yang laen. Kayaknya sempat ke McD dulu, lupa juga. Ahahhaha, kalau ingat itu, berasa mau ketawaaaa aja. Itulah Darlinkku, gak bisa ditebak.

Dewik ini partner setia dalam menggerayangi mal-mal di jogja. Lagi dhuafa pun, kalau diajak jalan pasti oke aja. Dan kita emang jalan aja, tanpa ada tujuan. Belanja sih urusan belakangan, yang penting having quality time together lah. Begitu juga dengan urusan nonton. Secara kita sehati gitu, sehabis nonton pasti suka komentar, komentarnya sama pula. Jadi terasa sekali setelah di Pekanbaru, gak ada teman sehati ke mal dan nonton. hikz. Mizz yu.

Diakhir-akhir kebersamaan kita *backsound : vit C – graduation*, masa-masa setelah TA-ku beres, Aku sering nginap dikosnya Dewik. Biasanya sih, dia yang nginap dikosku. Ingat sekali lah rutinitas saat-saat itu, sehabis nginap bareng, makan siang bareng, trus ke mal sampai bosan, menjajali jogja, malam-malam naek gunung lagi *tak lupa beli jagung rebus*, nginap lagi, nggosip lagi, blablabla..begitu terus. *Ah,,kenapa jadi rindu Jogja juga…?*

Darlink, i miss yu deh…

Semoga gak kesepian lagi yaaaa ….

Iklan

6 tanggapan untuk “She & I

  1. guriinn…
    aq jadi tambah misyu,,,
    pengen having quality time together…
    makasih ya gur kemaren2 dah nemenin aku…
    eh gur…
    waktu kita cheting mlm itu..aku ketiduran gur..
    maapkan aku,,,pdhl lg seru2x cerita,,,
    aku terharu bac postingan km gur..
    hiks…hiks..hiks…
    jd pengen ketemu…
    miss you..miss you…miss you…

  2. awww…si jenk mampir….
    kmrn psikotes udah jenk..ga tau nih,tinggal doa aja. kmrn pas tes rasanya acakadul bgt jwbnya…hihihihi…
    ammiiiinnnnnnn…..
    *tuhan,,dengarkanlah doa jenk…*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s